Penodaan Agama yang Kini Dituduhkan kepada Habib Muhammad Rizieq Shihab




Perlu Tau.com, Jakarta — Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Shihab, dilaporkan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI). Dia dilaporkan dengan pasal penodaan agama.

Ketua PP-PMKRI, Angelo Wake Kako, mengatakan, laporan pihaknya terhadap Habib Muhammad Rizieq Shihab tak ada hubungannya dengan kasus Ahok. Namun, narasi perkara ini sama persis dengan apa yang menjerat Ahok.
"Kita wajib menghargai perbedaan itu dengan tidak mencampur terlalu jauh apa yang telah menjadi ruang private agama orang lain. Terkait dengan keimanan Kristiani itu yang tahu hanya orang Kristiani, hanya orang Katolik. Siapa pun dia, kalau tidak tahu, mendingan diam," ujar Angelo di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/12/2016).
PP-PMKRI resmi melaporkan Habib Muhammad Rizieq Shihab melanggar pasal yang sama dengan Ahok, yaitu Pasal 156 KUHP dan Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Sama seperti Ahok, dugaan penistaan agama yang dilakukan Habib Muhammad Rizieq Shihab juga terekam dalam video yang beredar di media sosial.
Selain Habib Muhammad Rizieq Shihab, PMKRI melaporkan pemilik akun Instagram @fauzi_ahmad_fiiqolby dan akun Twitter @sayareya yang menyebarkan video itu di dunia maya.

Laporan terhadap Habib Muhammad Rizieq Shihab diterima polisi dengan nomor LP/6344/XII/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus. PMKRI berharap Habib Muhammad Rizieq Shihab tak kebal hukum.
"Kita tidak akan melakukan demo yang besar-besaran ya, pada prinsipnya pressure pasti kita akan lakukan kepada pihak kepolisian karena ini, hari ini, bola ini sudah ada di tangan polisi."
"Harapan kami, polisi juga harus cepat tanpa adanya pressure dari kelompok masyarakat," ujar Angelo.

Membela Sang Imam Besar
Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman mengatakan, pihaknya telah melakukan konsolidasi untuk membahas laporan terhadap Habib Muhammad Rizieq Shihab. Hasilnya, ACTA akan mengerahkan seluruh sumber dayanya untuk membela sang imam besar.

"ACTA akan selalu berusaha membela Habib Muhammad Rizieq Shihab. Apa pun upaya kriminalisasi terhadap Habib Muhammad Rizieq Shihab, ACTA lahir batin siap bela Habib Muhammad Rizieq Shihab. Ada 100 advokat yang akan bela Habib," ujar Habiburokhman.
Habiburokhman menyangsikan laporan PMKRI. Sebab, selama ini ia memperhatikan tuturan Habib Muhammad Rizieq Shihab dan tak bisa menemukan satu pun pernyataan yang menistakan agama.
"Jadi, menurut saya, jauh sekali dari unsur menistakan agama dan laporan itu terkesan dipaksakan," katanya.

Selain ACTA yang siap membela, FPI berniat melapor balik PMKRI atas pencemaran nama baik. Apa yang dilaporkan PMKRI dianggap fitnah oleh FPI.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin menilai, sangat tidak mungkin seorang Habib Muhammad Rizieq Shihab menistakan agama. Sebab, menurut dia, dalam perjuangan mereka, menistakan agama merupakan suatu hal yang dilarang.

Ia juga menyebut Habib Muhammad Rizieq Shihab selalu berdialog dan berkoordinasi dengan tokoh lintas agama. Terlebih lagi, kata dia, beberapa waktu lalu, Habib Muhammad Rizieq Shihab dinobatkan sebagai "Man of the Year" oleh dua organisasi masyarakat, yakni Muslim Tionghoa Indonesia (MusTi) besutan Jusuf Hamka dan Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTAK) yang diketuai Lieus Sungkharisma. Novel menyatakan akan mendampingi Habib Muhammad Rizieq Shihab dalam kasus ini.
"Itu hanya fitnah, tuduhan yang mengada-ada," ujar dia.